Monday, 28 September 2015

Panduan Zaman Fitnah

Monday, 28 September 2015

Diriwayatkan oleh Abu Daud, dari Abu Musa bahawa Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, "Sesungguhnya dihadapan kamu terjadi fitnah-fitnah kekacauan, laksana sebahagian malam yang gelap. Pada waktu itu seseorang akan beriman dipagi hari dan menjadi kafir menjelang malam. Pada saat itu yang duduk adalah lebih baik dari yang berdiri, yang berdiri adalah lebih baik dari yang berjalan". Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apakah perintahmu kepada kami?". Baginda bersabda, "Kamu jadilah orang-orang yang tetap tinggal dirumah-rumah kamu".

Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dari Abu Burdah, dari Muhammad bin Maslamah bahawa Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa salam  bersabda, "Sesungguhnya akan terjadi berbagai kekacauan, perpecahan dan perselisihan. Maka, jika itu terjadi datanglah dengan membawa pedang kamu keGunung Uhud lalu pukullah ia hingga patah. Kemudian duduklah dirumahmu sehingga kamu didatangi seorang pembunuh atau satu kematian yang telah dipastikan (menunggu ajalmu)". Kemudian semua ini benar-benar berlaku dan Muhammad bin Maslamah telah melakukan pesanan Nabi sallallahu ‘alaihi wa salam  ini. Ia terbunuh dirumahnya kerana dipaksa turut serta membuat kekacauan sedangkan pedangnya sendiri telah ia patahkannya di Gunung Uhud. Ia memegang erat pesanan dan perintah Nabi sallallahu ‘alaihi wa salam  sehingga akhir hayatnya. Semoga Allah memberkhtinya dan memasukkannya sebaris dengan para syuhada perang Uhud.

Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Bakrah bahawa Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, "Nanti bakal terjadi banyak kekacauan (fitnah). Orang yang duduk ketika itu adalah lebih baik dari yang berjalan, orang yang berjalan lebih baik dari yang berlari (maksudnya orang yang turut serta dengan kekacauan). Apabila kekacauan telah terjadi, maka sesiapa yang memiliki unta sebaik-baiknya ia mengembala untanya. Sesiapa yang mempunyai kambing sebaiknyalah ia mengembala kambingnya. Dan sesiapa yang memiliki tanah sebaiknyalah ia mengusahakan tanah miliknya itu". Seorang lelaki bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimana pula kepada mereka-mereka yang tidak memiliki unta, kambing dan tanah?". Baginda bersabda, "Hendaknyalah dia mengambil pedangnya dan memukul mata pedangnya dengan batu. Sesudah itu sedapat mungkin ia menghindari diri mereka dari kekacauan (sambil memukul dan berkata), Ya Allah, telah aku sampaikan!... Ya Allah, telah aku sampaikan!... Ya Allah telah aku sampaikan!". Kemudian seorang lelaki lagi bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimana kiranya aku dipaksa menyertai salah satu golongan yang membuat kekacauan lalu aku terbunuh dengan senjata?". Baginda bersabda, "Sipembunuh akan kembali diakhirat memikul dosanya dan dosamu, kemudian ia masuk Neraka".

 


0 comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails